Ancaman bom, Polisi minta para pihak tak panik

oleh -129 Dilihat
oleh

Ancaman bom, Polisi minta para pihak tak panik

Polisi Imbau Tidak Panik Soal Ancaman Bom di Sekolah Internasional Jakarta Utara: Langkah Pengamanan Sudah Dilakukan

Majalah Jakarta Utara Polisi meminta seluruh pihak, mulai dari siswa, orang tua, hingga pihak sekolah internasional di Jakarta Utara, untuk tidak panik menyusul adanya ancaman bom yang ditujukan kepada North Jakarta Intercultural School (NJIS) yang berlokasi di Jalan Boulevard Bukit Gading Raya, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga sekolah serta lingkungan sekitarnya. “Kami minta semua pihak tidak panik karena kami sudah melakukan sejumlah langkah bersama untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Erick di Jakarta, Rabu.

Langkah Pengamanan yang Diterapkan

Menurut Kombes Pol Erick, di wilayah Jakarta Utara terdapat enam sekolah internasional yang menjadi prioritas pengamanan pihak kepolisian. Semua sekolah tersebut mendapatkan perhatian khusus untuk memastikan tidak ada ancaman nyata yang membahayakan.

“Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Personel telah ditempatkan di titik-titik strategis, sementara patroli rutin juga digelar di sekitar sekolah,” jelasnya. Langkah ini dimaksudkan untuk memberikan rasa aman bagi para siswa, guru, serta orang tua yang mengantar anak-anaknya ke sekolah setiap harinya.

Selain pengamanan fisik, Erick menekankan pentingnya peran aktif masyarakat. Jika menerima informasi atau ancaman, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas, baik melalui Bhabinkamtibmas yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta Utara maupun langsung melalui nomor darurat 110. “Kami akan memberikan respon cepat atas setiap laporan yang masuk,” tegasnya.

Koordinasi dengan Tim Penjinak Bom

Menyusul ancaman yang diterima pada Rabu dini hari, Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan koordinasi dengan Gegana Polda Metro Jaya. Tim penjinak bom (jibom) dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan sterilisasi di area sekolah. Hasil dari pengecekan menyeluruh pada Rabu pagi menunjukkan tidak adanya barang mencurigakan terkait ancaman tersebut.

“Ancaman memang ada, namun tidak terjadi ledakan seperti yang disampaikan. Kami tetap melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian yang tidak diinginkan dapat diantisipasi,” kata Erick. Langkah ini termasuk penempatan personel di pintu masuk sekolah, pengecekan area parkir, ruang kelas, dan fasilitas umum di lingkungan sekolah.

Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat

Selain pengamanan langsung, pihak kepolisian juga memberikan edukasi kepada sekolah dan orang tua mengenai prosedur keselamatan. Sekolah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan pengecekan rutin terhadap paket atau barang yang mencurigakan, serta mengajarkan siswa cara merespon situasi darurat dengan tenang.

Erick menekankan pentingnya kesadaran bersama. “Situasi aman tidak hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga seluruh masyarakat, termasuk pihak sekolah dan orang tua. Dengan koordinasi yang baik, ancaman sekecil apapun bisa dicegah atau ditangani secara cepat,” tuturnya.

Dampak Ancaman terhadap Aktivitas Sekolah

Meskipun ancaman bom menimbulkan kekhawatiran, pihak sekolah NJIS memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung. Pengelola sekolah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menyesuaikan jadwal kegiatan dan memastikan setiap akses ke sekolah diawasi dengan ketat.

“Keamanan siswa adalah prioritas utama. Kami menghargai kehadiran polisi dan tim penjinak bom yang sigap menanggapi ancaman ini. Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan, orang tua dan siswa dapat belajar dan beraktivitas dengan aman,” ungkap salah satu guru NJIS.

Analisis Situasi dan Langkah Ke Depan

Ancaman terhadap sekolah internasional merupakan isu yang tidak bisa diabaikan, mengingat potensi risiko yang tinggi. Namun, langkah cepat polisi dalam koordinasi dengan tim penjinak bom dan penerapan prosedur keamanan secara terpadu menjadi contoh tanggap darurat yang efektif.

Ahli keamanan kota menyarankan agar semua sekolah, terutama yang berstatus internasional, memiliki protokol tanggap darurat yang terintegrasi dengan pihak kepolisian dan petugas keamanan lokal. Selain itu, latihan evakuasi rutin, pengawasan CCTV, dan sosialisasi keamanan kepada siswa menjadi bagian penting dari strategi pencegahan.

Kesimpulan

Kapolres Metro Jakarta Utara menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik menghadapi ancaman bom yang diterima oleh NJIS maupun sekolah internasional lain di wilayah Jakarta Utara. Dengan pengamanan yang intensif, koordinasi dengan tim penjinak bom, patroli rutin, dan kesadaran masyarakat yang tinggi, situasi dipastikan tetap aman dan kondusif.

Erick juga menekankan perlunya kesadaran bersama antara polisi, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk selalu waspada namun tetap tenang. “Dengan langkah-langkah preventif dan koordinasi yang baik, ancaman bisa diantisipasi dan keamanan lingkungan sekolah dapat terjaga secara optimal,” pungkasnya.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.