Majalah Jakarta Utara – Percekcokan antarwarga berujung aksi penusukan di dalam toilet sebuah SPBU di kawasan Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaku penusukan berhasil ditangkap polisi kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Kapolsek Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, menjelaskan kronologi insiden tersebut. Penusukan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB pada Minggu (3/8), saat aktivitas di SPBU sedang berlangsung.
“Kami melakukan penangkapan satu jam setelah kejadian dan pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Metro Penjaringan untuk dilakukan pemeriksaan,” kata AKBP Agus, dikutip Antara, Jumat (8/8/2025).
Kronologi Kejadian
Kejadian berawal saat saksi berinisial S, yang sedang membawa penumpang di Jalan Muara Baru, tiba-tiba dihentikan oleh korban DEL (20) bersama temannya. Interaksi awal yang seharusnya singkat itu kemudian memicu perdebatan yang memanas.
Menurut keterangan saksi, situasi semakin memanas ketika DEL dan temannya mulai bersikap agresif terhadap S. Pelaku, RJT (37), yang berada di lokasi, terlibat dalam cekcok tersebut hingga akhirnya terjadi penusukan di toilet SPBU. Akibat insiden ini, korban DEL mengalami luka di bagian pinggang dan punggung, yang segera ditangani oleh pihak medis.
Pelaku RJT langsung diamankan polisi tak jauh dari lokasi kejadian di hari yang sama. Polisi menyatakan bahwa penangkapan cepat ini berkat respon cepat aparat kepolisian dan koordinasi dengan warga sekitar SPBU.
Tindakan Kepolisian dan Penanganan Kasus
Setelah penangkapan, RJT dibawa ke Mapolsek Metro Penjaringan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengumpulkan barang bukti, melakukan interogasi saksi, dan mengumpulkan rekaman CCTV SPBU untuk memastikan kronologi kejadian secara detail.
AKBP Agus menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti kasus ini sesuai hukum yang berlaku, termasuk proses pidana bagi pelaku penusukan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan menghindari konflik fisik yang dapat berujung pada tindakan kriminal.
Dampak dan Reaksi Warga
Insiden ini sempat menimbulkan kepanikan di sekitar SPBU, karena lokasi tersebut merupakan area ramai dilalui warga dan kendaraan. Warga setempat mengaku khawatir akan keselamatan saat beraktivitas di sekitar kawasan SPBU, khususnya di pagi hari saat lalu lintas padat.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Kami tidak menyangka cekcok kecil bisa berujung penusukan di SPBU. Semoga aparat bisa mengantisipasi kejadian serupa.”
Penanganan Medis Korban
Korban DEL segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Luka tusukan di pinggang dan punggungnya memerlukan perawatan dan observasi lanjutan untuk memastikan tidak ada kerusakan organ internal. Pihak rumah sakit juga telah memberikan pendampingan psikologis, mengingat trauma akibat kejadian ini cukup berat.
Implikasi Hukum dan Sosial
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan konflik interpersonal di ruang publik. Polisi menekankan bahwa kekerasan fisik, apalagi yang menggunakan senjata tajam, akan mendapatkan sanksi hukum tegas. Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjaga ketertiban di ruang publik dan melaporkan potensi konflik sebelum meluas.
Insiden di SPBU Penjaringan ini menjadi sorotan media dan warga, sekaligus menegaskan pentingnya keamanan di fasilitas publik, terutama yang ramai dikunjungi masyarakat.
